15

Jun
 

Carstenszresidence.com, TangerangSejak akhir Februari lalu, Indonesia telah dikeluarkan dari daftar Negara Berkembang dan masuk ke daftar Negara Maju. Hal ini menunjukan bahwa ekonomi masyarakat Indonesia telah sejajar dengan ekonomi negara maju lainnya. Kini ekonomi Indonesia berada pada peringkat ke-15  dan daya beli masyarakat Indonesia berada pada peringkat ke-7 dari negara-negara G-20.

Perlu dicatatjuga bahwa G20 adalah kelompok negara yang dianggap sebagai kekuatan ekonomi yang terdiri dari 19 negara dengan perekonomian terbesar ditambah dengan Uni Eropa. Hal ini tercermin dari terus meningkatnya rata-rata penghasilan masyarakat Indonesia dari tahun ke tahun. Besarnya penghasilan masyarakat Indonesia ini dirangkum pada Pendapatan Domestik Bruto (PDB) per kapita. Jika dilihat dari situ, pada tahun 2019 kuartal IV atau pada kuartal terakhir memasuki tahun 2020 rata-rata pendapatan masyarakat telah mencapai Rp. 59,1 Juta atau USD 4.174,9 per tahun. Hal ini termasuk kedalam pendapat teritinggi di wilayah Asia Tenggara.

Baca Juga:

Apartemen Carstensz: Apartemen Istimewa Bagi Mereka yang Berselera Tinggi

Prospek Investasi di Gading Serpong

Jogging Track dan Pusat Kebugaran di Carstensz Residence untuk Hidup Lebih Nayaman

Tingkat pengangguranpun terus turun dari tahun ke tahun. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka Masyarakat Indonesia turun ke angka 4,9 persen dan merupakan angka terendah selama 10 tahun terakhir. Pada tahun sebelumnya tingkat pengangguran Indonesia berada pada angka 5,13 persen. Hal ini didukung oleh terus meningkatnya jumlah penduduk usia produktif hingga Februari 2020 naik sebesar 2,9 persen ke angka 199,3 juta Jiwa. Tingkat pengangguran yang turun lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan jumlah tenaga kerja memberikan sentimen positif bagi perekonomian Indonesia.

Angkatan Kerja Indonesia kini di dominasi oleh generasi millenial yang telah memasuki usia produktif, disusul oleh generasi Z yang kebanyakan mulai memasuki usia produktif dan dunia kerja. Oleh karena itu, Apartemen Carstensz merangkum beberapa fakta unik seputar dunia kerja dan demografi pekerjaan di Indonesia.

Gaji Tertinggi Indonesia Rata-Rata Berkisar Pada angka 30 hingga 70 Juta Per Bulan

Pekerjaan yang mendatangkan penghasilan tinggi dapat ditemui di Indonesia. Beberapa pekerjaan yang memiliki gaji yang mencapai 70 juta per Bulan rata-rata berasal dari bidang teknik seperti ahli teknik konstruksi bangunan, Arsitektur, Ahli Geodesi di Pertambangan dan lain sebaginya. Diikuti oleh pekerjaan yang berhubungan dengan bisnis seperti Chief Executive Officer(CEO), ahli marketing baik konvensional maupun digital, departemen sumberdayadan lain sebagainya. Diikuti oleh jenis pekerjaan seperti dokter, pilot, pengacara dan lain sebagainya.

Masih Terjadi Kesenjangan Gaji

Dengan terdapatnya penghasilan dengan angka yang fantastis melebihi rata-rata penghasilan kebanyakan masyarakat, kesenjangan gaji masih merupakan permasalahan yang timbul di masyarakat Indonesia. Meskipun terlihat sangat menjanjikan dari segi statistik, di masyarakat pada kenyataanya masih terdapat pekerjaan dengan gaji dibawah upah minimum. Hal ini merupakan permasalahan yang harus diselesaikan untuk menghasilkan perekonomian yang sehat.

Generasi Millenial Suka dengan Pekerjaan yang Membutuhkan Keterampilan

Generasi millenial merupakan angkatan kerja utama Indonesia. Dikenal memiliki karakteristik yang dinamis, generasi ini juga ternyata suka dengan pekerjaan yang memerlukan keterampilan seperti pada industri kreatif, perfilman, fotografi, desain dan lain sebagainya. Karakteristik ini terbilang sanga berbeda dengan karakteristik generasi sebelumnya, yaitu generasi boomer, yang dikenal sebagai generasi pencipta atau pembangun.

Munculnya Profesi Baru yang Sebelumnya Tidak Terpikirkan

Dengan berkembangnya kreatifitas generasi ini dan didukung oleh kemajuan teknologi membuat pekerjaan baru yang sebelumnya tidak ada menjadi kian menjamur. Sebut saja, profesi influencer media sosial, manajer media sosial, User Experience Designer, Search Engine Optimization (SEO) Specialist, Web Content Writer, dan lain sebagainya. Profesi baru ini diperkirakan akan terus berkembang dan mulai diperhitungkan sebagai bidang baru yang belum tersentuh dan tereskplorasi sepenuhnya.

Generasi Millenial Sering Pindah Pekerjaan

Dalam hal kestabilan hidup, ternyata generasi millenial lebih senang dan tak ragu untuk berpindah-pindah kantor. Rata-rata generasi ini berpindah kantor setiap 3 tahun sekali. Hal ini menunjukan betapa dinamisnya karakteristik generasi millenial dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Menurut studi yang dilakukan oleh konsultan bisnis Gallup di AS, mereka yang lahir pada rentang waktu tahun 1981 sampai 1996 adalah mereka yang paling sering pindah kerja.

Industri Teknologi Maju Pesat Berkat Millenial

Industri teknologi menjadi primadona saat ini tidak lain berkat kontribusi generasi millenial. Kebanyakan dari mereka lebih memilih bekerja di bidang teknologi ketimbang profesi mapan lainnya seperti profesi guru, dokter, polisi, aparatur negara, dan lain sebagainya. Selain sebagai pencipta tren teknologi, generasi ini juga berperan ganda sebagai konsumen terbesar produk teknologi. Sehingga tidak heran, industri teknologi dari industri keamanan siber, program, hingga entertainment seperti game, dan media sosial sangat maju dibandingkan dengan bidang industri lainnya.

Generasi ini Tak Ragu Berinvestasi meskipun Secara Ekonomi Masih Belum Layak

Fenomena lainnya yang terjadi pada generasi millenial adalah kegandrungan mereka pada investasi. Dapat dibilang generasi millenial adalah generasi yang melek investasi.  Pada Desember 2018 saja tercatat investor yang berusia antara 128 hingga 25 tahun mencapai 149.386 investor naik sebesar 116,78 persen dari tahun 2016. Investor dengan kategori umur 25-30 tahun pun mencapai 116,969 atau naik sebesar 90,93 persen dibanding tahun sebelumnya. Pada instrumen investasi, generasi ini senang bereksperimen. Tercatat sebanyak 60,9 persen millenial memilih investasi properti terutama poperti hunian berupa apartemen dan rumah tapak. Oleh karena itu, kehadiran produk properti berkualitas menjadi andalan kaum millenial untuk mengembangkan dananya.

Apartemen Carstensz adalah apartemen dengan kualitas premium yang berlokasi di jantung Gading Serpong. Apartemen Mewah ini merupakan apartemen yang dapat dijadikan instrumen investasi  generasi millenial untuk mengembangkan dananya. Dari segi kualitas apartemen Carstensz memiliki lokasi yang strategis, fasilitas super lengkap, dan konsep epicenter of everything yang menjadi incaran kaum millenial. (ADR).